Aspek utama yang lebih banyak dipertimbangkan saat berkomunikasi secara tertulis dengan orang lain melalui whatsApp adalah kesantunan. Bahkan, pertimbangan kesantunan jauh lebih tinggi daripada maksud pesan di dalamnya. Walaupun whatsApp sudah dilengkapi dengan beragam ekspresi (emoticon), hal itu belum cukup untuk menampilkan kesantunan linguistik pengirim pesan. Oleh karena itu, analisis kesantunan linguistik pada pesan tertulis yang dikirim melalui pesan whatsApp perlu dilakukan. Secara khusus, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk, strategi, dan fungsi kesantunan linguistik pada komunikasi melalui pesan whatsApp selama masyarakat bekerja dari rumah pada pandemik covid-19. Teori kesantunan yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kesantunan Leech pada fungsi kesantunan (1993) dan bentuk kesantunan oleh Oktavianus dan Revita pada bentuk kesantunan (2013). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian ini berasal dari pesan tertulis di whatsApp yang masuk ke peneliti. Data pengirim pesan tidak ditampilkan. Data dianalisis dengan metode padan pragmatik dan kontekstual. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan 3 bentuk kesantunan dan 5 fungsi kesantunan. Bentuk kesantunan meliputi kesantunan meminta, bertanya, dan memuji. Fungsi kesantunan meliputi fungsi kompetitif, menyenangkan, kerja sama, dan bertentangan. Kata kunci: kesantunan linguistik, kesantunan pesan tertulis, fungsi kesantunan, bentuk kesantunan
Copyrights © 2021