Journal Peqguruang: Conference Series
Vol 1, No 1 (2019): Peqguruang Volume 1, Nomor 1, Mei 2019

Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Mapilli Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar

Resqita Chayani (Unasman)
Urwatil Wusqa Abidin (Unasman)
Andi Liliandriani (Unasman)



Article Info

Publish Date
27 Mar 2020

Abstract

Stunting sudah menjadi salah satu permasalahan gizi besar yang dihadapi dunia, khususnya di negara-negara miskin dan berkembang. Stunting sendiri merupakan status gizi yang disebabkan oleh malgizi kronik, sehingga anak balita stunting bisa menjadi indikator kunci dari kesehatan ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko terhadap kejadian stunting pada balita diwilayah kerja puskesmas Mapilli kecamatan Mapilli di Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain case control. Adapun sampel pada penelitian ini dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling menggunakan rumus lemeshow 1997 yang diolah dengan menggunakan aplikasi samplesize 2.0 dari WHO, sehingga menghasilkan jumlah sampel sebanyak 55 anak untuk masing-masing kelompok kasus dan kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuisioner yang diolah menggunakan program SPSS 21. Data kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil analisis bivariat menunjukkan faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita diwilayah kerja puskesmas Mapilli ialah MP-Asi (OR=2,279; p=0,122) dan Berat Badan Lahir Rendah (OR=0,158; p=0,000), Inisiasi Menyusui Dini (OR=0,295; p=0,002), Asi Ekslusif (OR=0,469; p=0,053) serta Pengetahuan Ibu (OR=0,300; p=0,002) bukan merupakan faktor risiko terhadap kejadian stunting pada penelitian ini. 

Copyrights © 2019