Purpose – menggambarkan dengan jelas bahwa penting sekali menjaga konsistensi kerja Salesman melalui pemberian motivasi dan insentif. Jika konsistensi kerja tersebut dapat terjaga dengan baik, maka target perusahaan dalam rangka meningkatkan market share produk PT. Gudang Garam, Tbk. akan tercapai dengan maksimal. Design/methodology/approach – Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan penelitian regresi ganda. Findings – Hasil uji F diperoleh nilai probabilitas sebesar 0,000. Karena nilai probabilitas (0,000) lebih kecil dari 0,05, maka Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Motivasi (X1) dan Insentif (X2) berpengaruh secara bersama-sama terhadap Kinerja Karyawan (Y). Uraian di atas menjelaskan bahwa Pemberian Motivasi dan Pemberian Insentif memiliki kekuatan yang signifikan untuk usaha meningkatkan Kinerja Karyawan jika diterapkan secara efektif. Research limitations/implications – Penelitian ini dengan objek area ritail malang shingga perlu di generalisasi untuk penelitian selanjutnya Originality/value –Bahwa rata-rata karyawan tidak terlalu antusias dalam proses meraih insentif. Karenanya insentif bersifat tentatif dan temporer dalam rangka meningkatkan kinerja karyawan. Dalam ranah Salesman Retail, tentu harus dicapai dulu angka target dari perusahaan sebelum diputuskan untuk menerima insentif atau tidak. Proses pencapaian target inilah yang menjadikan dasar penguatan penulis atas hasil penelitian bahwa variabel Motivasi lebih kuat dari variabel Insentif. Keyword : Sales; Motivasi; Insentif; kinerja; karyawan Paper type : Case study
Copyrights © 2020