Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Vol 4, No 3 (2018): Jurnal Cerebellum

Uji Aktivitas Antibakteri Senyawa Kitosan terhadap Neisseria gonorrhoeae yang diisolasi dari Pasien dengan Penyakit Infeksi Seksual secara In Vitro

., Gilang Pramanayudha (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Nov 2018

Abstract

Latar Belakang. Infeksi merupakan penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme. Neisseria gonorrhoeae merupakan salah satu mikroorganisme berupa bakteri potensial patogen penyebab penyakit infeksi dan sering bersifat multidrug resistance. Peningkatan resistensi antibiotik menyebabkan peningkatan penggunaan bahan alami. Kitosan merupakan bahan alam yang terkandung dalam kulit udang (crustacea) yang mengandung metabolit aktif yang bersifat sebagai antibakteri. Metode. Kitosan yang sudah diolah kemudian dilarutkan dengan menggunakan asam asetat 0.1 M. Kitosan kemudian dibagi kedalam beberapa konsentrasi. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 1000 ppm, 2000 ppm, 3000 ppm, 4000 ppm, 5000 ppm dan 6000 ppm. Kontrol positif menggunakan ceftriaxone 15 µg/disk dan kontrol negatif menggunakan asam asetat 0,1 M. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode sumuran. Hasil.  Tidak ditemukan zona hambat terhadap pertumbuhan Neisseria gonorrhoeae. Kesimpulan.  Senyawa kitosan tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap Neisseria gonorrhoeae.  

Copyrights © 2018