Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa PSPD FK UNTAN Tahun 2014

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU, DUKUNGAN KELUARGA DAN PERAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP PEMBERIAN INISIASI MENYUSU DINI DI PUSKESMAS BANJAR SERASAN KECAMATAN PONTIANAK TIMUR TAHUN 2013

., Gagat Adiyasa (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Oct 2014

Abstract

Latar belakang: Inisiasi menyusu dini (IMD) adalah proses bayi menyususendiri segera setelah lahir dimana bayi dibiarkan mencari puting susuibunya sendiri selama 1 jam pertama kelahirannya. Puskesmas BanjarSerasan merupakan puskesmas dengan angka pemberian IMD terendahdi Kota Pontianak dengan angka pemberian IMD hanya sebesar 17,94%.Beberapa faktor yang dicurigai mempengaruhi pemberian IMD adalahpengetahuan ibu, dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan.Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu, dukungankeluarga dan peran tenaga kesehatan dengan pemberian IMD.Metodologi: Penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional.Penelitian ini dilakukan selama bulan Oktober sampai Desember 2013.Subjek penelitian adalah ibu post partum yang terdata di PuskesmasBanjar Serasan yang memenuhi kriteria sampel. Total sampel sebanyak48 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan diambildengan metode purposive sampling. Analisis data dengan teknik chisquare. Hasil: Sebanyak 75% responden dengan umur20 - 35 tahun, 50% responden dengan pendidikan menengah, 75%responden dengan multipara, 60,42% responden memiliki pengetahuanbaik, 56,25% responden dengan dukungan keluarga baik, 50% respondendengan peran tenaga kesehatan baik dan 64,5% responden memberikanIMD. Terdapat hubungan bermakna antara peran tenaga kesehatandengan pemberian IMD (p=0,007). Tidak terdapat hubungan bermaknaantara umur (p=0,056), tingkat pendidikan (p=0,547) dan paritas (p=0,732)dengan pengetahuan responden. Tidak terdapat hubungan bermaknaantara pengetahuan responden (p=0,867) dan dukungan keluarga(p=0,342) dengan pemberian IMD. Kesimpulan: Peran tenaga kesehatanmemiliki hubungan bermakna dengan pemberian IMD. Pengetahuan ibudan dukungan keluarga tidak memiliki hubungan bermakna denganpemberian IMD. Kata kunci: IMD, pengetahuan ibu, dukungan keluarga, peran tenagakesehatan.1. Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran UniversitasTanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat. 2. Departermen Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran UniversitasTanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat. 3. Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura,Pontianak, Kalimantan Barat.

Copyrights © 2014