Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar

HUBUNGAN PEMAKAIAN MASKER TERHADAP KAPASITAS VITAL PAKSA DAN VOLUME EKSPIRASI PAKSA DETIK PERTAMA PADA PEKERJA PENGOLAHAN KELAPA SAWIT PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XIII RIMBA BELIAN KABUPATEN SANGGAU

., Ika Purwanti (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Feb 2015

Abstract

Latar Belakang: Pekerja pengolahan kelapa sawit memiliki risikomengalami penyakit paru akibat kerja terkait paparan debu di tempatkerja. Kurangnya kedisiplinan pekerja untuk menggunakan masker saatbekerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi timbulnyagangguan fungsi paru. Gangguan fungsi paru dapat dideteksi secara dinidengan pemeriksaan spirometri. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untukmengetahui hubungan pemakaian masker terhadap Kapasitas Vital Paksa(KVP) dan Volume Ekspirasi Paksa Detik Pertama (VEP) pada pekerjapengolahan kelapa sawit PT. Perkebunan Nusantara XIII Rimba BelianKabupaten Sanggau. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitikdengan metode potong lintang. Data dikumpulkan menggunakankuesioner dan spirometer dari 26 sampel yang dipilih dengan teknikpurposive sampling. Data dianalisis dengan uji One Way Anova, ujiKruskal-Wallis dan uji Fisher. Hasil: Terdapat 23,1% pekerja yang selalumemakai masker, 38,5% kadang-kadang memakai masker, dan 38,5%tidak pernah memakai masker saat bekerja. Uji statistik menunjukkanbahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pemakaian maskerdengan persentase KVP (p=0,008), persentase VEP11 (p=0,000), rasioVEP/KVP (p=0,045), dan status fungsi paru berdasarkan nilai KVP danVEP1 (p=0,004). Kesimpulan: Terdapat hubungan pemakaian maskerterhadap kapasitas vital paksa dan volume ekspirasi paksa detik pertamapada pekerja pengolahan kelapa sawit PT. Perkebunan Nusantara XIIIRimba Belian Kabupaten Sanggau. 1Kata kunci: debu kelapa sawit, masker, kapasitas vital paksa, volumeekspirasi paksa detik pertama. 1) Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat.2) Departemen Pulmonologi, RSUD dr. Soedarso, Pontianak, Kalimantan Barat.3) Departemen Anatomi, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat.

Copyrights © 2015