Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar

FIBRILASI ATRIUM SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEJADIAN STROKE NON HEMORAGIK DI BAGIAN SARAF RSUD DR SOEDARSO PONTIANAK

., Agnes Widyaningsih Salim (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2015

Abstract

Latar Belakang: Meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia yangdiperkirakan akan menempati posisi keenam tertinggi di dunia pada tahun2020 cenderung meningkatkan risiko terjadinya penyakit vaskular. Salahsatu penyakit vaskular berbahaya adalah stroke. Salah satu faktor risikoyang meningkatkan kejadian stroke non hemoragik adalah fibrilasi atrium.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fibrilasi atrium sebagaifaktor risiko kejadian stroke non hemoragik di RSUD dr. SoedarsoPontianak. Metodologi: Penelitian ini merupakan studi analitik denganpendekatan case control yang dilakukan terhadap 32 subyek kelompokkasus dan 32 subyek penelitian kelompok kontrol yang dirawat inap diRSUD dr. Soedarso Pontianak. Data diperoleh dari rekam medik pasiendan pengambilan data dilakukan dengan proses matching usia dan jeniskelamin yang kemudian dianalisis menggunakan uji Mc. Nemar dengantingkat kemaknaan p<0,05 dan OR>1. Hasil: Didapatkan fibrilasi atriumsebagai faktor risiko kejadian stroke non hemoragik dengan nilai oddsratio 6,61 (IK 95% 1,66-26,349) dan terdapat hubungan yang bermaknaantara fibrilasi atrium dan kejadian stroke non hemoragik (p=0,001).Kesimpulan: Fibrilasi atrium merupakan faktor risiko kejadian stroke nonhemoragik di RSUD dr. Soedarso Pontianak.Kata kunci: faktor risiko, fibrilasi atrium, stroke non hemoragik.

Copyrights © 2015