Daerah aliran Parit Bangka yang berada di pusat Kota Pontianak mengalami pertumbuhan yang cukup pesat dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi zonasi genangan yang terjadi di daerah aliran Parit Bangka; menganalisa intensitas curah hujan di Parit Bangka Kota Pontianak; serta mengkaji kombinasi pasang surut dan curah hujan terhadap kejadian genangan di Kawasan Parit Bangka. Analisis data menggunakan software HEC-RAS sebagai alat bantu pemodelan hidrodinamik dengan menggunakan data hasil analisis hidrologi, data penampang saluran, dan data pasang-surut. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada kondisi tanpa hujan tidak terjadi pengaruh kenaikan muka air yang signifikan tidak terjadi genangan/banjir. Sedangkan pada kondisi hujan periode ulang 2 tahun (Q2 ) terjadi banjir di 10 titik dari 20 stasiun (STA) yang ditinjau, dimana tinggi banjir maksimum terjadi pada STA 01+750 sebesar 69,0 cm. kemudian pada kondisi hujan periode ulang 5 tahun (Q5) terjadi banjir di 19 titik STA dimana tinggi banjir maksimum terjadi pada STA 01+750 sebesar 165,2 cm. sedangkan pada kondisi hujan periode ulang 10 tahun (Q10) terjadi banjir di 19 titik STA dimana tinggi banjir maksimum terjadi pada STA 01+750 sebesar 181,3 cm. Secara keseluruan kinerja Parit Bangka masih dapat berfungsi pada saat kondisi tanpa hujan saat periode ulang 2 tahun. Kata Kunci: drainase, genangan/banjir hidrologi, HEC-RAS
Copyrights © 2021