PT. Clayindo Cakra Jaya adalah pertambangan Clay menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode backfilling. Permasalahan yang terjadi pada penambangan Clay yaitu frekuensi resiko kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja yang masih cukup tinggi terjadi pada area stockpile. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tingkat resiko kecelakaan kerja dengan menghitung angka kekerapan dan keparahan kecelakaan serta mengkaji upaya pengendalian kecelakaan kerja pada perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu metode penelitian yang menggambarkan data kuantitatif yang diperoleh menyangkut keadaan yang terjadi di area stockpile. Metode ini digunakan untuk mencari angka kekerapan dan keparahan kecelakaan yang terjadi pada perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian, nilai kekerapan kecelakaan dari tahun 2016-2019 yaitu (22,58 ; 69,44 ; 22,95 ; 45,16), nilai keparahan kecelakaan dari tahun 2017-2018 yaitu (1.157 dan 2.295) dalam satu juta jam kerja, nilai safe T-score dari tahun 2017-2019 yaitu (2,06 ; -1,16 ; 0,98). Hal ini terjadi karena kurangnya upaya pengendalian yang dilakukan oleh perusahaan khususnya pada area stockpile. Oleh karena itu, sebelum dilakukan kegiatan wajib melakukan safety talk dan rutin melakukan pengawasan di area stockpile agar para pekerja tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran dalam menerapkan safety disetiap kegiatan pada area stockpile. Maka dari itu perlu dilakukan upaya pengendalian pada perusahaan yaitu melakukan safety talk sebelum memulai kegiatan penambangan, memasang rambu-rambu dan tindakan tegas tanpa memandang jabatan jika melanggar peraturan. Kata kunci : Kecelakaan Kerja, Stockpile
Copyrights © 2020