JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020

KARAKTERISTIK BETON SILINDER PADA PERKERASAN KAKU DENGAN DIMENSI BENDA UJI TERHADAP KUAT TEKAN

Hendrawan Novianto (Unknown)
Slamet Widodo (Unknown)
Siti Nurlaily Kadarini (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Dec 2020

Abstract

Kebutuhan aspal untuk pembangunan jalan di Indonesia saat ini mencapai 1,2 juta ton tiap tahunnya. Untuk memenuhi sebagian dari kebutuhan aspal tersebut, Indonesia masih mengimpor aspal minyak dari luar negeri. Oleh karena itu, untuk mengurangi penggunaan aspal minyak di dalam negeri maka saat ini Indonesia menggunakan beton sebagai bahan alternatif perkerasan jalan. Permasalahan yang terjadi menggunakan beton sebagai struktur perkerasan kaku, menunjukkan bahwa selama masa konstruksi terjadi antrian kendaraan dan kemacetan yang diakibatkan oleh pengalihan sebagian jalur lalu lintas, semakin lama proses pekerjaan pembetonan dan perawatan beton maka akan semakin lama pula terjadi kemacetan dan antrian kendaraan pada ruas jalan yang dikerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik beton silinder pada perkerasan kaku dengan dimensi benda uji terhadap kuat tekan. Terdapat tiga jenis cetakan yang digunakan yaitu : cetakan silinder diameter 7,5 cm x 15 cm, silinder diameter 10 cm x  20 cm dan 15 cm x 30 cm. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 14 hari. Hasil pengujian kuat tekan dari benda uji silinder diameter 15 cm x 30 cm lebih kecil 25,42 Mpa dari benda uji silinder diameter 10 cm x 20 cm dengan nilai kuat tekan 25,550 Mpa dan lebih kecil dari benda uji 7,5 cm x 15 cm. Nilai kuat tekan dari benda uji silinder 7,5 cm x 15 cm lebih besar 27,665 Mpa dari benda uji silinder diameter 15 cm x 30 cm. Kata Kunci : Dimensi Benda Uji, Kuat Tekan

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...