Isu untuk mengembalikan peranan emas dalam sistem keuangan yang tidak lagi disandarkan oleh emas sejak tahun 1971 muncul kembali. Peranan uang yang didasari oleh emas merupakan suatu usaha untuk mewujudkan sistem moneter yang stabil dan adil. Penelitian ini mencoba melihat pengaruh harga emas terhadap pertumbuhan PDB, inflasi, kurs dollar, dan indeks harga saham gabungan di Indonesia. Teknik analisis yang dipergunakan ialah ARDL (Autoregressive Distributed Lag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel PDB, inflasi, kurs dollar, dan IHSG pada jangka panjang ARDL tidak berpengaruh signifikan. Pada jangka pendek untuk data 1991Q1 "“ 2019Q3 variabel kurs dollar berpengaruh positif terhadap harga emas. Sedangkan pada jangka pendek untuk data 1999Q2 "“ 2019Q3 variabel PDB dan kurs dollar berpengaruh negatif terhadap harga emas. Hal ini menunjukan bahwa pada jangka pendek emas dapat digunakan sebagai penyimpanan yang aman ketika pertumbuhan negara tidak stabil.Kata Kunci: Harga Emas, PDB, Inflasi, Kurs dollar, IHSG.
Copyrights © 2020