ABSTRAKJagung merupakan tanaman serealia yang bernilai ekonomi tinggi dan jumlah impor jagung manis semakin meningkat setiap tahunnya. Satu di antara upaya dalam mengurangi jumlah impor jagung adalah dengan mengoptimalkan Tanah Ultisol untuk areal produksi jagung khususnya di Kalimantan Barat. Penelitian merupakan percobaan faktorial yang disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan Biochar Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Pupuk Kandang Sapi. Faktor pertama adalah dosis biochar yang terdiri 4 taraf yaitu tanpa Biochar (B0), 10 ton/ha (B1), 20 ton/ha (B2), dan 30 ton/ha (B3). Faktor kedua adalah dosis Pupuk Kandang yang terdiri 4 taraf yaitu tanpa Pupuk Kandang (P0), 20 ton/ha (P1), 40 ton/ha (P2), dan 60 ton/ha (P3). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 48 unit percobaan. Pemberian biochar tandan kosong kelapa sawit dan pukan sapi berpengaruh tidak nyata terhadap serapan hara N, P, K, dan Mg serta hasil tanaman jagung manis. Satu di antara faktor yang mempengaruhi nilai serapan hara dan hasil tanaman adalah pH (reaksi tanah) dan bahan organik.Kata Kunci : Biochar, Jagung Manis, Pupuk Kandang Sapi, Serapan Hara, UltisolĂ‚Â
Copyrights © 2021