ABSTRAKAlih Fungsi dan pengelolaan lahan yang berbeda dalam jangka panjang menyebabkan perbedaan karakteristik lahan, seperti karakteristik fisika tanah. Desa Kepayang merupakan salah satu Desa di Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah yang memanfaatkan hutan sekunder sebagai lahan perkebunan diantaranya kebun karet rakyat dan kebun kelapa sawit rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan karakteristik fisika tanah pada tiga tipe penggunaan lahan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kepayang Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah. Pengambilan sampel tanah pada setiap lahan diambil 5 titik pengamatan yang masing-masing titik mewakili luasan ± 1 ha. Masing-masing sampel tanah yang diambil disetiap lahan sebanyak 6 sampel tanah terganggu dan 15 sampel tanah utuh dikedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm. Sehingga jumlah keseluruhan sampel pada ketiga penggunaan lahan sebanyak 30 sampel tanah utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tiga tipe penggunaan lahan berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter sifat tanah. Nilai rerata bobot isi tanah berkisar 0,98%-1,19% (g/cm3) (berkriteria sedang), porositas tanah berkisar 37,09-50,82 (buruk sampai baik), permeabilitas tanah berkisar 6,69%-12,11% (cm/jam) (agak cepat), kadar air kapasitas lapangan berkisar 57,98%-63,10%, reaksi tanah berkisar 4,33-4,87, (masam hingga sangat masam), C-organik berkisar 1,81%-3,47% (rendah, sedang hingga tinggi), N-total berkisar 0,25%-0,47% (sedang).
Copyrights © 2020