Hukum poligami menurut Islam ialah boleh dengan syarat suami dapat berlaku adil. Jika syarat ini tidak dapat dipenuhi oleh suami maka poligami menjadi haram. Jika ia kemungkinan besar menzalimi salah satu isterinya, maka poligami menjadi makruh. Namun jika ia yakin akan terjatuh kepada perbuatan zina maka menjadi wajib. Dalil dibolehkannya poligami yaitu Surat An-Nisa’ ayat : 3. Artinya: “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim bilamana kamu mengawininya, maka kawinilah perempuan-perempuan lain yang kamu senangi dua, tiga, atau empat, kemudian jika kamu takutlah kamu tidak akan berlaku adil maka (kahwinilah) seorang sahaja atau budak -budak yang kamu miliki, yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.†Kebolehan poligami dalam Islam bertujuan untuk kesejahteraan semua pihak, yaitu ahli keluarga korban, masyarakat dan negara, di samping memelihara kesucian Islam itu sendiri sebagai agama yang meliindungi terhadap semua makhluk, terutama manusia agar tidak teraniaya.
Copyrights © 2016