Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi
Vol 7, No 2: September 2021

Teknologi Vertebroplasty Untuk Menangani Fraktur Kompresi Tulang Belakang Manusia Akibat Penyakit Osteoporosis

Wahyu Irawati (Universitas Pelita Harapan)



Article Info

Publish Date
05 Dec 2021

Abstract

Osteoporosis merupakan penyakit metabolik tulang yang ditandai dengan menurunnya massa tulang akibat berkurangnya matriks dan mineral tulang disertai dengan kerusakan mikroarsitektur dari jaringan tulang. Osteoporosis dapat terjadi akibat berbagai faktor terutama faktor usia. Osteroporosis tidak menunjukan gejala yang jelas sehingga penderita osteoporosis beru menyadarinya ketika sudah terjadi fraktur pada tukang belakang yang menyebabkan nyeri. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui teknologi vertebroplasty dalam menangani fraktur kompresi tulang belakang manusia akibat penyakit osteoporosis. Kajian literatur ini akan membahas empat fokus kajian yaitu: 1) struktur dan fungsi sistem tulang, 2) kelainan struktur dan fungsi sistem tulang, 3) mekanisme terjadinya osteoporosis, serta 4) penanganan osteoporosis dengan menggunakan teknologi vertebroplasty. Pada dasarnya bagian luar tulang sangat kuat dan kokoh, tetapi pada bagian lainnya terdapat beberapa spons. Struktur tulang sangat mendukung setiap fungsi yang dimiliki. Pada keadaan normal, siklus pembentukan tulang yang melibatkan sel-sel tulang dan jaringan tulang akan membuat tulang tetap kuat. Ketidakseimbangan dalam regenerasi tulang di mana jaringan tulang trabekular lebih aktif dan cepat sementara tulang kortikal bekerja lebih lambat, dapat menjadi penyebab osteoporosis. Percutaneous vertebroplasty (PV) merupakan penanganan osteoporosis dengan injeksi langsung semen medis (polymethylmethacrylate [PMMA]) pada tulang yang keropos maupun retak, dapat meredakan nyeri dengan lebih cepat.  

Copyrights © 2021