Ikan bandeng merupakan salah satu komoditi perikanan payau yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berpotensi untuk terus dikembangkan. Namun pada kenyataannya dalam kegiatan budidaya, biaya pakan mencapai 60-75% dari total biaya produksi. Pakan yang dikonsumsi ikan sebaiknya mengandung nutrisi yang mudah dicerna dan diserap dengan baik oleh ikan, sehingga pakan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Salah satu pemanfaatan pakan optimal yang dapat dilaksanakan dengan mudah adalah melalui penambahan enzim eksogen yang berasal dari limbah cairan rumen pada pakan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan level karbohidrat yang efektif dalam pakan setelah diberi cairan rumen untuk mengoptimalkan retensi nutrient dan komposisi kimia tubuh ikan bandeng. Penelitian menggunakan rancangan desain acak lengkap, terdiri dari 4 perlakuan level karbohidrat dalam pakan (27,81; 39,50; 46,97 dan 56,75) kemudian dicampur dengan 80 mL cairan rumen/100 g pakan. Pakan diberikan pada juvenil ikan bandeng berukuran 7,19±0,036 g yang dipelihara dalam akuarium resirkulasi kepadatan 15 ekor/45 L air payau. Parameter yang diamati adalah retensi nutrient dan komposisi kimia tubuh ikan bandeng. Data yang diperoleh dianalisis ANOVA dan jika terdapat pengaruh nyata dilakukan uji lanjut W-Tuckey. Pemberian berbagai level karbohidrat pakan berpengaruh nyata terhadap retensi nutrien (P0,05). Level karbohidrat 46,97% dalam pakan memberikan retensi protein tertinggi sedangkan level karbohidrat 39,50% memberikan retensi lemak tertinggi yang nilainya masing-masing adalah 14,32±2,40 dan 22,49±4,57. Level karbohidrat terbaik dalam pakan setelah diberi cairan rumen yang dapat mengoptimalkan retensi nutrient dan komposisi kimia tubuh ikan bandeng adalah 46,57%.
Copyrights © 2020