Perubahan iklim merupakan masalah global yang seringkali menjadi perhatian public karena terjadi dalam kurun waktu yang begitu cepat. Perubahan iklim secara langsung dapat mengancam wilayah pesisir karena meningkatnya potensi kenaikan muka air laut bahkan banjir rob, sehingga perlu adanya perencanaan sempadan pantai berbasis perubahan iklim sebagai bentuk adaptasi dan mitigasi menghadapi dampak perubahan iklim. Penelitian ini dilakakukan Di Kota Makssar yang berbatasan langsung dengan wilayah pesisir sepanjang 36,1 km yang teridiri dari 8 Kecamatan. Analisis kerentanan pesisir Kota Makassar akibat perubahan iklim menggunakan matriks CVI oleh USGS sehingga dari skoring dan overlay mengahsilkan tingkat kerentanan pesisir pada setiap daerah yang menjadi objek penelitian. Analisis jarak sempadan pantai bernbasisi perubahan iklim menggunakan analsis overlay dari total bobot dan skor dari masing masing variabel dan wilayah yang diolah menggunakan software Arcgis 10.3, bobot didapatkan dari hasil respon 4 narasumber yang diolah menggunakan software expert choice 11. Dari hasil penelitian Kota Makassar memiliki tingkat kerentanan pesisir rendah hingga sedang, dan dari hasil analisis perhtingan jarak sempadan pantai wilayah pesisir Kota Makassar membutuhkan lebar sempadan 20 hingga 100 meter yang sesusi dengan tingkat kerenatanan, kondisi eksisting dan kondisi fiasik dasar wilayh pesisirnya.
Copyrights © 2021