Jurnal Civicus
Vol 20, No 1 (2020): JURNAL CIVICUS, JUNI 2020

Penerapan Disiplin Positif dalam Mewujudkan Pendidikan Anti Kekerasan di Sekolah

mulyani, reni (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2020

Abstract

Program sekolah ramah anak merupakan salah satu program yang dikeluarkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak. Salah satu indikator dari sekolah ramah anak adalah adanya kebijakan anti kekerasan. Kebijakan anti kekerasan tersebut diwujudkan ke dalam berbagai hal baik secara tertulis maupun praktik-praktik baik yang tidak tertulis, salah satunya adalah adanya penerapan disiplin positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan juga menganalisis mengenai penerapan disiplin positif dalam konteks pelaksanaan konsekuensi untuk mewujudkan pendidikan anti kekerasan di sekolah ramah anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Kesimpulannya adalah penerapan disiplin positif di SMAN 15 Bandung sebagai sekolah percontohan SRA di Jawa Barat dan SRA terbaik tingkat nasional pada 2017 silam mampu membentuk karakter anti kekerasan pada siswa sebagai salah satu output dari pendidikan anti kekerasan di sekolah. Penerapan disiplin positif yang merupakan salah satu indikator sekolah ramah anak dan dipraktikkan oleh kesiswaan dalam bentuk pemberian hukuman yang lebih mendidik seta membentuk karakter peserta didik seperti salat duha, membaca ayat al-quran, dan sebagainya.  Kata Kunci: Disiplin Positif, Pendidikan Anti Kekerasan, Sekolah Ramah Anak

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

civicus

Publisher

Subject

Education Social Sciences Other

Description

urnal Civicus is a periodic scientific journal that is published twice a year (June and December) that publishes the results of original and recent research on Citizenship Education. This journal aims to develop concepts, theories, perspectives, paradigms, and methodologies in the study of the ...