Di era modern ini, banyak wirausahawan muda yang menyadari adanya kesempatan besar untuk membuka dan mengembangkan bisnis di Indonesia. Salah satu cara untuk membuka bisnis adalah dengan membentuk waralaba dengan perusahaan yang lebih besar (pewaralaba). Memulai bisnis waralaba relatif lebih mudah dibandingkan dengan membuka bisnis sendiri, karena terwaralaba hanya perlu mempersiapkan tempat dan tenaga kerja. Prosedur cara pembuatan dan bahan pokok produk akan diajarkan dan disediakan langsung oleh pemilik (pewaralaba). Dalam mengembangkan bisnis waralaba, tingkat Kepuasan Terwaralaba sangat penting, karena merekalah yang menjalankan bisnisnya secara langsung. Faktor yang perlu diperhatikan adalah Standardisasi, Komunikasi, dan Kepercayaan. Faktor-faktor dipercaya mempengaruhi Kepuasan Terwaralaba melalui Kinerja Pelayanan dan Kinerja Penjualan perusahaan. Kata kunci : waralaba, kemampuan, kepuasan
Copyrights © 2018