Pada penelitian ini, penulis ingin mengetahui sejauh mana pengaruh status sosial ekonomi terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam program pembuatan akta kematian di Desa Bincau, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar. Pendekatan yang digunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian eksplanatori dan data diproleh melalui wawancara terstruktur kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh tingkat pendidikan terhadap partisipasi masyarakat dilihat dari pengetahuan masyarakat tentang akta kematian dan pelaksanaan pembuatannya, namun tidak ada pengaruh terhadap partisipasi dilihat dari pemahaman masyarakat pada proses pembuatannya, cara memproleh Informasi, dan kesadaran masyarakat akan manfaatnya. Penelitian juga membuktikan adanya pengaruh pekerjaan terhadap partisipasi masyarakat dilihat dari pengetahuan masyarakat tentang akta kematian, pemahaman proses pembuatannya, kesadaran masyarakat mengenai manfaatnya baik signifikan 1% maupun 5%, dan dari pelaksanaan pembuatannya hanya pada signifikansi 5%, namun tidak ada pada 1%. Disamping itu juga tidak ada pengaruh dilihat dari cara memproleh informasi pada signifikansi 1% maupun 5%. Untuk pendapatan terbukti ada pengaruh terhadap partisipasi dilihat dari pengetahuan masyarakat tentang akta kematian, namun tidak ada pengaruh pada empat sub indikator lainnya. Dari hasil penelitian tersebut, dianjurkan agar instansi yang berwenang memberikan pengetahuan tentang program pembuatan akta kematian berupa sosialisasi kepada masyarakat, terutama kepada yang berpendidikan rendah dan pekerjaan seperti petani, buruh, dan tidak bekerja
Copyrights © 2021