Di zaman yang serba modern ini, media youtube telah menjadi satu dari sekian banyak media sosial lainnya yang digunakan dan digemari oleh khalayak.Pengaruh youtube dapat dirasakan oleh segala kalangan masyarakat, tak terkecuali anak usia balita dimana pemerolehan bahasa anak dilakukan. Pemerolehan bahasa berkaitan erat dengan bagaimana si anak dapat mempersepsi, memahami ujaran orang lain, dan dapat memproduksi ujaran tersebut. Dalam bidang sintaksis, anak memulai berbahasa dengan mengucapkan satu kata (atau bagian kata). Kata ini, bagi anak, sebenarnya adalah kalimat penuh tetapi karena dia belum dapat mengatakan lebih dari satu kata, dia hanya mengambil satu kata dari seluruh kalimat itu. Hal ini dialami oleh seorang anak perempuan bernama Inara Athaleta Zahira berumur dua tahun enam bulan. Dia telah mampu mengungkapkan ujaran berupa frasa maupun kalimat meskipun hanya diucapkan beberapa kata dari maksud yang ingin ia katakan. Misalnya dalam ujaran nama saya dede menjadi saya dede, atau baju tidur menjadi Ju tidul. Inara juga telah mampu membuat ujaran baik frasa maupun kalimat yang bersifat berita, tanya, dan suruh dengan menempatkannya pada situasi yang tepat. Selain itu, dia pun mampu menyanyikan lirik lagu-lagu yang ditontonnya melalui media youtube yang mana hal ini mampu membantunya dalam proses pemerolehan bahasa. Kata Kunci: Pengaruh media youtube, pemerolehan bahasa, pemerolehan sintaksis
Copyrights © 2021