Latar belakang : Pada lansia terjadi perubahan komposisi tubuh berupa penuruna fatfree mass atau peningkatan fat mass. Pada proses penuaan Kekuatan otot muscle strength pada lansia juga berhubungan dengan masalah keseimbangan sehingga lansia berisiko mudah terjatuh. (Maryam, R. 2013),Pada setiap aktivitas, tubuh selalu membutuhkan kontrol keseimbangan tubuh dengan tujuan untuk mencapai postur berdiri yang stabil, karena pada dasarnya setiap aktivitas fisik baik statis maupun dinamis akan menempatkan seseorang pada posisi yang tidak stabil dengan risiko yang besar untuk mengalami jatuh (Achmanagara, 2012). Balance exercise merupakan latihan khusus yang ditujukan untuk membantu meningkatkan kekuatan otot anggota bawah dan untuk meningkatkan sistem vestibular / keseimbangan tubuh. Organ yang berperan dalam sistem keseimbangan tubuh adalah balance percepsion Latihan ini sangat membantu mempertahankan tubuhnya agar stabil sehingga mencegah terjatuh yang sering terjadi pada lansia (Jowir, 2009). Tujuan : Untuk mengetahui Pengaruh Balance Exercise Terhadap Keseimbangan Lansia Dengan Resiko Jatuh Di Desa Kalipucang Wetan Wilayah Kerja Puskesmas Welahan 1 Tahun 2019. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasy eksperimen, dengan With desain Control Group yaitu digunakan dua kelompok intervensi dan kontrol dengan jumlah responden 44 responden, 22 intervensi dan 22 kontrol. analisa menggunkan digunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test . Hasil : Hasil analisis statistik uji wicoxon diperoleh p value = 0.008 lebih kecil dari nilai tingkat kemaknaan ɑ <0.05. Sehingga P value table kurang dari P value hitung maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : bahwa untuk Pengaruh Balance Exercise Terhadap Keseimbangan Lansia Dengan Resiko Jatuh Di Desa Kalipucang Wetan Wilayah Kerja Puskesmas Welahan 1 Tahun 2019,
Copyrights © 2018