Perawatan rohani Islam telah ada sejak pada masa periode kenabian Rasulullah Saw. Perawatan rohani islam praktekan oleh Rufaidah Al-Asalmiya dan Ayahnya Sa’ad As-salami ketika Rasulullah Saw hijrah dari Kota Makkah ke Kota Madinah. Penelitian kepustakaan ini dibuat berdasarkan data deskriptif tentang sejarah perawat islam. Penelitian ini mengkaji bagaimana sejarah perawatan rohani Islam pada masa Rasulullah Saw pada tahun 570-632 Masehi mulai pada sebelum peperangan, masa peperangan hingga pasca peperangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengobatan dan perawatannya yang semula menggunakan metode Jahiliyyah yaitu dengan membaca mantra-mantra dan jimat-jimat menjadi metode yang berlandaskan pada Al-Qur’an dan anjuran Rasulullah Saw dengan do’a dan shalawat. Setelah banyak perubahan pada metode pengobatan dan perawatannya, Rufaidah meminta izin kepada Rasulullah untuk mendirikan sekolah perawat. Dengan mendirikan sekolah perawat, beliau memimpin dan mendidik para wanita untuk berkarir dalam dunia kesehatan. Pada saat peperangan terjadi, Rufaidah dan para perawat wanita berperan penting dalam proses peperangan, yaitu sebagai pihak medis yang membantu prajurit perang yang terluka, selain memberikan pertolongan, pengobatan dan perawatan medis, juga memberikan bimbingan rohani Islam agar pasien atau prajurit yang terluka senantiasa bersabar, ikhlas dan tawakal kepada Allah SWT atas sakit yang dideritanya.
Copyrights © 2021