Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender
JURNAL HARKAT : MEDIA KOMUNIKASI GENDER, 17(2), 2021

PIERCING MASCULINITY: FATHER, GENDER, AND DIVORCE SEBUAH ANALISIS MENGENAI MASKULINITAS DALAM RELASINYA DENGAN PERAN AYAH DAN GENDER

Dia Gloria Ekklesia (University of Indonesia)



Article Info

Publish Date
11 Nov 2021

Abstract

Abstract. This article will present an explanation of piercing masculinity as the impact of divorce on men and or fathers. Piercing masculinity is a concept about masculinity that is harmful because of misconceptions about masculinity. The relation of the broken relationships, the torn of one's self-esteem, especially men and or fathers, due to divorce connected to their understanding of masculinity. This is contrary to the concept of divorce faced by men and or fathers because divorce is indicated as a failure that occurs in individual relationships in the marriage. Through observation and critical study of the literature on related issues, this paper attempts to present an analysis with an anthropological perspective on gender regarding hegemonic masculinity and gender relations. The results of this study indicate that men and or fathers attempt to demonstrate their qualities as “real men” in various variations, such as showing anger, intentionally hurting people and other genders, or expressing control of power over individuals perceived as weaker. Through this study, the authors argue that piercing masculinity as a result of a lack of understanding of gender equality can harm the relationship between men and or fathers with individuals who have relationships with them. For that, we need a new construction of masculinity. Abstrak. Artikel ini akan menyajikan penjelasan mengenai piercing masculinity sebagai dampak perceraian pada laki-laki dan/atau ayah. Piercing masculinity adalah sebuah konsep mengenai maskulinitas yang bersifat menyakiti oleh karena miskonsepsi mengenai maskulinitas. Rusaknya hubungan, koyaknya harga diri seseorang, terutama laki-laki dan/atau ayah, oleh karena perceraian berhubungan erat dengan ide mengenai maskulinitas yang dipahaminya. Hal ini berseberangan dengan konsep perceraian yang dihadapi oleh laki-laki dan/atau ayah, karena perceraian dianggap mengindikasikan adanya kegagalan yang terjadi pada relasi individual pada pernikahan tersebut. Melalui pengamatan dan kajian kritis terhadap literatur mengenai isu terkait, tulisan ini berupaya menyajikan analisis dengan perspektif antropologi gender mengenai hegemoni maskulinitas dan relasi gender. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa laki-laki dan/atau ayah berupaya untuk menunjukkan kualitasnya sebagai “laki-laki sejati” dalam beragam variasi, seperti menunjukkan keramahan, secara sengaja menyakiti orang dan gender lainnya, atau mengekspresikan kendali kuasa terhadap individu yang dianggap lebih lemah. Penelitian ini berargumen bahwa piercing masculinity sebagai akibat dari kurangnya pemahaman mengenai kesetaraan gender dapat menimbulkan efek negatif dalam relasi antara laki-laki dan/atau ayah dengan individu yang memiliki hubungan dengannya. Untuk itu perlu adanya sebuah konstruksi baru mengenai maskulinitas. 

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

psga

Publisher

Subject

Arts Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health

Description

Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender is published by the Center for Gender and Child Studies (Pusat Studi Gender dan Anak) LP2M, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. the journal has been issued two times a year. Harkat invites scholarly articles on gender and child studies from multiple disciplines ...