JURNAL AGRILAND
Vol 9, No 1 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian

Peningkatan Produksi Biji Kedelai (Glycine max L. Merril) dengan Pemberian Dolomit dan Pupuk Fosfor pada Ultisol di Simalingkar

Parlindungan Lumbanraja (Universitas HKBP Nommensen)
Samse Pandiangan (Universitas HKBP Nommensen)
Fernando L.H Manalu (Mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen, Jl. Sutomo, No.4A Medan, Sumatera Utara 20235. Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2021

Abstract

Tanah ultisol juga memiliki reaksi pH yang sangat rendah berkisar antara 3-5 dan kandungan Al yang tinggi. Dolomit efisien digunakan untuk meperbaiki tanah ultisol sehingga sesuai penggunaannya untuk tiap komoditi pertanian. Fosfor sangat berperan dalam mendapatkan hasil optimal produksi biji kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimal dolomit dan pupuk fosfor dalam meningkatkan produksi biji kedelai pada ultisol di Simalingkar. Penelitian dilaksanakan di Desa Simalingkar B, pada ketinggian tempat sekitar ± 33 mdpl dari April sampai Juli 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial tiga ulangan dengan perlakuan Dolomit 3 taraf dan Pupuk Fosfor 4 taraf. Parameter yang diamati adalah: produksi biji kedelai per hektar, dan bobot 100 butir biji kering jemur. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian dolomit dengan dosis 18.075 ton/ha mampu meningkatkan produksi biji kedelai pada ultisol di Simalingkar, sedangkan pemberian dosis pupuk fosfor belum mampu meningkatkan produksi biji kedelai.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

agriland

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agriland adalah wadah informasi bidang Ilmu Pertanian berupa hasil penelitian atau review maupun tulisan ilmiah ...