Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)
Vol 4, No 1 (2019)

STRATEGI PEMBELAJARAN SENI DEBUS DALAM RANGKA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI PADEPOKAN TERUMBU BANTEN

Muhamad Yusuf Sulaeman, Hidayatullah Haila & Ila Rosmilawati (PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA)



Article Info

Publish Date
17 Feb 2019

Abstract

STRATEGI PEMBELAJARAN SENI DEBUS DALAM RANGKA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI PADEPOKAN TERUMBU BANTENMuhamad Yusuf Sulaeman, Hidayatullah Haila & Ila Rosmilawatiyusuf_ismi21@ymail.com, irosmilawati@gmail.com PENDIDIKAN LUAR SEKOLAHFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA  ABSTRAK Kesenian debus adalah salah satu kesenian daerah Banten warisan leluhur yang masih dipertahankan dan dilestarikan sebagai bentuk identitas masyarakat Banten. Nilai-nilai budaya debus sebagian besar dipengaruhi oleh unsur-unsur agama islam yang dijadikan acuan oleh masyarakat dalam bertingkah laku. Sehingga identitas sosial budaya masyarakatnya dikenal sebagai masyarakat yang religius. Dalam penelitian ini terdapat tiga fokus penelitian, yaitu : (1) strategi pembelajaran kesenian debus di padepokan Terumbu Banten. (2) hasil pembelajaran kesenian debus di padepokan Terumbu Banten. (3) faktor pendukung dan penghambat pembelajaran seni debus dalam rangka pelestarian budaya lokal di padepokan Terumbu Banten. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan denga teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah pengurus padepokan Terumbu Banten yang di dalamnya sebagainya ketua, pelatih dan para peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) penggunaan strategi mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaian sudah efektif. Baik dalam segi perencanaan sampai tahap penilaian. Dari mulai tahapan perencanaan hingga penilaian pengurus mengajak semua peserta didik untuk ikut ddalam pelaksanaan strategi yang dibuat tersebut. (2) dari hasil yang didapat banyaknya suatu manfaat baru bagi padepokan Terumbu Banten. Karena tidak diduganya suatu manfaat tersebut yang awal hanya dilaksanakan sesuai dengan perencanaan namun dalam pelaksanaannya terdapat hasil dan manfaat baru. Dalam perencanaan hanya berawal melestarikan debus di sekita padepokan. Kini peserta didiknya banyak yang datang dari luar padepokan itu sendiri tanpa disadari ini menjadi suatu manfaat baik untuk menumbuh kembangkan pelestarian debus. (3) dalam semua program dan proses yang berjalan tentu adanya suatu faktor yang menghambat dan mendukung suatu program. Dari faktor pendukungnya niat dari diri sendiri serta rasa cinta terhadap kesenian debus untuk terus dilestarikan serta dukungan dari pemerintah kota maupun daerah yang saat ini semakin terus melestarikan kesenian debus. Dari faktor penghambatnya pada saat ini adalah perkembangan zaman dan teknologi yang mempengaruh masyarakat untuk melestarikan kesenian debus karena adanya teknologi yang membuat pola pikir merasa malas terutama remaja yang saat ini terfokuskan pada gadget. Serta budaya asing yang masuk ke Indonesia saat ini seperti ragae, hip hop dan lain sebagainya menjadikan muda-mudi terlupakan akan kesenian tradisional daerahnya Pelestarian kesenian debus masih terus dilakukan di Desa Sukadana, Kecamatan Kasemen. Kota Serang dengan mengembangkan nilai-nilai budaya kesenian debus yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terus menanamkan warisan leluhur tersebut kepada generasi muda.  KATA KUNCI : Strategi, Pembelajaran, Seni Debus, Pelestarian.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

E-Plus

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) publishes the research relate to the development of social studies and Overseas Education as a form of intellectual property. This journal is published 2 times a year in February and ...