AdBispreneur
Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa

STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUM Desa) DENGAN PENDEKATAN FORCE FIELD ANALYSIS

Amam Amam (Universitas Jember)
Djoko Soejono (Unknown)
Dimas Bastara Zahrosa (Unknown)
Ariq Dewi Maharani (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Nov 2021

Abstract

The purpose of this research is to analyze a BUM Desa development strategy in Lumajang Regency. The research was conducted at BUM Desa Labruk Lor according to recommendations from the Lumajang Regency Government of East Java Province. The business units managed by BUM Desa Labruk Lor are fisheries, trade, agriculture, and culinary tourism businesses. Data were analyzed using the FFA (Force Field Analysis) approach by considering the driving factors for the development of BUM Desa (D) and the factors inhibiting the development of BUM Desa (H). The results show that the driving factor (key) is having formal legality (Village Regulations and AD/ART) and the formation of management is carried out democratically, while the inhibiting factor (key) is that business activities are still limited to the provision of production facilities and marketing services for fish-based processed products of catfish. The conclusion of this research is that the value of the strength field is smaller than the field of weakness, so it requires certain efforts to develop BUM Desa Labruk Lor. The recommendation for the BUM Desa development strategy is by expanding the network of cooperation with suppliers of fishery production facilities and the use of information technology as a medium for processed marketing.  Tujuan penelitian ini ialah menganalisis strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di Kabupaten Lumajang. Penelitian dilakukan pada BUM Desa Labruk Lor sesuai rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur. Unit usaha yang dikelola BUM Desa Labruk Lor ialah usaha perikanan, perdagangan, pertanian, dan wisata kuliner. Data dianalisis menggunakan pendekatan FFA (Force Field Analysis) dengan mempertimbangkan faktor pendorong pengembangan BUM Desa dan faktor penghambat pengembangan BUM Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong (kunci) ialah memiliki legalitas formal (Peraturan Desa dan AD/ART) dan pembentukan kepengurusan dilakukan secara demokratis, sedangkan faktor penghambat (kunci) ialah kegiatan usaha masih terbatas pada pengadaan sarana produksi dan jasa pemasaran produk olahan berbasis ikan lele. Kesimpulan penelitian didapatkan bahwa nilai medan kekuatan lebih kecil jika dibandingkan dengan nilai medan kelemahan, sehingga membutuhkan upaya-upaya tertentu untuk pengembangan BUM Desa Labruk Lor. Rekomendasi strategi pengembangan BUM Desa dengan cara memperluas jaringan kerjasama dengan pemasok sarana produksi perikanan dan pemanfaatan teknologi informasi sebagai media pemasaran olahan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

adbispreneur

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Jurnal AdBispreneur adalah jurnal ilmiah di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan yang terbit tiga kali setahun. Diterbitkan oleh Departemen Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Berisi tulisan hasil pemikiran dan penelitian di bidang ...