Abstrak Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian dan Pengembangan. Data yang dikumpulkan melalui metode angket kemudian dilakukan analisis dengan mengubah rata-rata hasil skor ke dalam bentuk persentase. Media pembelajaran berbasis Android pada mata pelajaran simulasi digital telah teruji kelayakannya oleh ahli media diperoleh rata-rata keseluruhan sebesar 82,66% dengan kategori “Layak”. Sedangkan hasil pengujian oleh ahli materi diperoleh rata-rata keseluruhan sebesar 90,97% dengan kategori “Layak”. Adapun hasil uji kelayakan oleh siwa adalah 85,17% yang termasuk dalam kategori “Layak”. Sehingga secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan. Peneliti melakukan perancangan media pembelajaran berdasarkan hasil pada tahap analisis. Abstract The research method used is Research and Development. The data were collected through a questionnaire method and then analyzed by changing the average score results into a percentage. Android-based learning media on digital simulation subjects have been tested for their feasibility by media experts, with an overall average of 82.66% in the "Eligible" category. While the test results by material experts obtained an overall average of 90.97% in the "Eligible" category. The results of the feasibility test by the students were 85.17% which was included in the "Eligible" category. So that overall it can be concluded that the learning media developed is suitable for use. Researchers designed instructional media based on the results at the analysis stage.
Copyrights © 2021