Desa Kenongorejo berlokasi di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun salah satu potensinya yaitu pertanian. Ditengah pandemi Covid-19 dengan segala kebijakan menuntut warga masyarakat untuk melakukan aktivitas dirumah. Observasi awal bahwa mayoritas waktu luang, lahan disekitar rumah belum dioptimalkan, wawasan hidroponik masih minim, masyarakat suka bercocok tanam didepan rumah dengan media tanah menggunakan botol bekas maupun polybag, serta dilingkungan kantor desa disediakan tempat mengembangkan tanaman menjadi dasar melatarbelakangi kegiatan pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat yang diusung yaitu pelatihan hidroponik. Subyek utama dalam pelatihan hidroponik yaitu ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan pelatihan bertujuan meningkatkan wawasan mengenai hidroponik. Target luaran kegiatan ini yaitu meningkatkan wawasan dan skills ibu-ibu KWT dalam memanfaatkan waktu luang maupun pekarangan dengan mengelola dan mengoptimalkan hidroponik sebagai supply tambahan akan ketersediaan pangan. Metode yang digunakan yaitu survei dan demonstrasi. Pelaksanaan dilakukan secara daring melalui pembuatan video tutorial hidroponik yang selanjutnya disebarluaskan kepada ibu-ibu KWT, untuk kegiatan secara luring dilaksanakan di balai Desa Kenongorejo dengan mendatangkan perwakilan ibu-ibu KWT dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan pelatihan hidroponik dapat membantu ibu-ibu KWT dalam upaya memberikan inovasi baru guna menyuplai pangan dilingkungan rumah yang inovatif dan memperindah halaman rumah.
Copyrights © 2021