Meningkatkan berbicara adalah suatu proses perubahan yang berlangsung secara terus menerus menuju pendewasaan yang memerlukan adanya komunikasi dengan masyarakat. Sedangkan metode karyawisata adalah metode yang dilaksanakan melalui kunjungan ketempat-tempat wisata atau tempat-tempat bersejarah. Dengan tujuan menyenangkan bagi setiap orang khususnya anak- anak melalui pengamatan secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan perkembangan sosial anak usia dini melalui metode karyawisata di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Bantayan Kec. Luwuk Timur Kab. Banggai. Penelitian ini dijalankan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan subjek melibatkan 1 orang guru dan 15 orang peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data di analisis secara kualitatif dengan menggunakan cara reduksi, display dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan peran guru dalam mengambangkan sosial anak melalui metode karyawisata adalah sebagai berikut: (A) menyiapkan semua peralatan dan bahan yang diperlukan sesuai dengan rencana, (B) kegiatan menentukan kelompok-kelompok serta pembimbingnya, (C) membaca do’a sebelum melakukan kegiatan, (D) mengarahkan perhatian pada sasaran yang diamati.berdasarkan hasil penelitian, yang termasuk dalam kategori MB (Mulai Berkembang) sebanyak 1 peserta yang termasuk dalam kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan) sebanyak 4 peserta didik dan yang termasuk dalam kategori BSB (Berkembang Sangat Baik) sebanyak 10 peserta didik. Dimana metode karya wisata adalah suatu kegiatan yang dilakukan guru atau pendidik lainnya untuk meningkatkan berbicara pada anak-anak, setelah empat kali observasi peneliti menemukan bahwa selama karya wisata berlangsung ada berbagai kegiatan yaitu Tanya jawab, bernyanyi , bercerita, melakukan permainan berisi percakapan. Hal tersebut bisa dapat meningkatkan berbicara pada anak.
Copyrights © 2020