JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan
Vol 7, No 2 (2021)

PAHAM KENABIAN MIRZA GHULAM AHMAD MENURUT PERSPEKTIF JAMAAH AHMADIYAH LAHORE (GAI) DI INDONESIA

Sahid Al-Marwan (IAIN Syekh Nurjati Cirebon)
Hajam Hajam (IAIN Syekh Nurjati Cirebon)
Naila Farah (IAIN Syekh Nurjati Cirebon)



Article Info

Publish Date
13 Dec 2021

Abstract

Ketegangan yang terjadi dalam menyikapi Ahmadiyah selama ini sesungguhnya dipicu oleh kesalahpahaman terhadap penggunaan istilah “nabi” yang digunakan Ahmadiyah dalam konteks tasawuf, sebagaimana para wali dan para sufi juga menggunakannya ketika pemimpin kharismatik aslinya (Ghulam) dijadikan titik fokus penghormatan dan cinta yang luar biasa, dari kacamata tasawuf, pola yang mirip dengan tarekat, karena menekankan bai’at dalam keanggotaannya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menjelaskan ajaran Ahmadiyah tentang Kenabian. Mirza Ghulam Ahmad (2) Memahami ajaran Ahmadiyah tidak menyimpang dari Islam yang dibawa Muhammad SAW (3) Mengetahui kebenaran pemahaman Mirza Ghulam Ahmad yang atas klaimnya mendapatkan Wahyu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengunakan pendekatan penelitian kepustakaan (library research). Sumber data berasal dari data primer dan sekunder, data primer yaitu sumber tertulis primer dan sumber tertulis dengan alat mekanik menyaksikan peristiwa yang diceritakan (sumber autentik dan sumber langsung). Data sekunder berupa sumber-sumber yang berkaitan dengan peneltian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik content analysis, reduksi data dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan jamaah Ahmadiyah Lahore (GAI) di Indonesia secara umum memusatkan pada pengalaman Mirza Ghulam. 

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

yaqhzan

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Jurnal Yaqzhan adalah jurnal ilmiah yang fokus dalam publikasi hasil penelitian dalam kajian filsafat, agama dan kemanusiaan. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali dalam setahun pada bulan januari dan juli. Jurnal Yaqzhan terbuka umum bagi peneliti, praktisi, dan pemerhati kajian filsafat, agama ...