Film Animasi Disney Princes memberikan representasi ideal akan peran perempuan yang unik dan menarik. Peran perempuan pada Disney Princess ini mengalami transformasi dari waktu ke waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretif. Paradigma konstruktivisme digunakan untuk melihat bagaimana realitas yang ada bukanlah realitas yang natural melainkan hasil konstruksi sosial, dan film menjadi salah satu wadah yang representatif dalam menyajikan peran perempuan. Penelitian ini menggunakan analisis wacana Sara Mills. Model tersebut menitikberatkan pada wacana mengenai gender dan feminisme yang merupakan fokus dari penelitian ini melihat melalui posisi subyek-obyek dan posisi penulis-pembaca. Sehingga memberikan gambaran yang lebih luas terkait konstruksi realitas peran perempuan serta representasi yang dibangun di dalam film-film animasi Disney Princess ini.
Copyrights © 2021