Berdasarkan Peraturan Bersama antara Kementerian Pendidikandan Kementrian Kesehatan Tentang Ujian Kompetensi Tahun 2013 No. 36/2013 No.I/Iv/Pb/2013, maka seluruh Perguruan Tinggi Kesehatan di Seluruh Indonesia wajib untuk melaksanakan Ujian Kompetensi sebagai syarat utama mendapatkan gelar bagi mahasiswa kesehatan dalam menyelesaikan studinya. Di Akbid Dehasen Bengkulu, Lulus Ujian Kompetensi juga merupakan syarat utama untuk meraih gelar Amd.Keb. Oleh sebab itu mahasiswa Kebidanan Dehasen Bengkulu diwajibkan mengikuti Ujian Kompetensi. Sebelum melakukan Ujian Kompetensi, dosen ataupun pihak kampus ingin mengetahui prediksi jumlah mahasiswa yang lolos dalam melaksanakan Ujian Kompetensi. Adapun Algoritma dalam memprediksi hasil kelulusan ini menggunakanAlgoritma Rough Set. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati beberapa variabel penelitian yang sering dipertimbangkan oleh perguruan tinggi kebidanan khususnya bagian akademik dalam memprediksi hasil ujian kompetensi, yaitu 7 variabel nilai dalam ujian kompetensi kebidanan yaitu nilai dengan tipe soal tentang Ibu Hamil, Ibu Bersalin, Ibu Nifas, BBL, KB, Kespro, dan Patologi. PadaAlgoritma Rough Set Variabel nilai hasil ujian kompetensi diakumulasikan menjadi sebuah variabel nilai dan diklasifikasikan pada kelas-kelas yaitu kelas jumlah muncul dan keterangan kelulusan. Hasil penelitian ini adalah berupa sebuah knowledge dalam memprediksi hasil ujian kompetensi kebidanaan dengan mengimplementasikanAlgoritma Rough Set pada perangkat lunak Rosetta. Dari hasil penerapanAlgoritma Rough Set dalam memprediksi hasil ujian kompetensi kebidanan, dapat di simpulkan bahwaAlgoritma Rough Set efektif dan efisien dalam menentukan hasil yang akurat sesuai dengan data aktual untuk sebuah acuan prediksi hasil kelulusan ujian kompetensi kebidanan di Akbid Dehasen Bengkulu.
Copyrights © 2021