Dalam mencapai suatu produktifitas yang tinggi, diperlukan perbaikan yang terus-menerus untuk mendapatkan sistem dan metode kerja yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui posisi tubuh karyawan dalam proses pelintingan rokok berdasarkan prinsip ergonomi sesuai dengan sikap kerja dan anthropometri manusianya, menganalisa pengaruh faktor karyawan terhadap peningkatan produktivitas kerja dari aspek sistem produksi menurut proses menghasilkan output. Metode penelitian dengan survey lapangan, pengumpulan data anthropometri yang berhubungan dengan posisi tubuh karyawan produksi pelintingan rokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara fisiologis, kerja otot statis kurang efisien dari pada otot dinamis. Hasil perhitungan produktifitas konsumsi kalori yang digunakan oleh para operator pelintingan rokok lebih besar dari konsumsi oksigen, yaitu kalori 6,4 Kkal/menit sedangkan oksigen 1,8 Kkal/menit. Jadi besarnya tingkat kalori yang dibutuhkan memberikan efek positif terhadap peningkatan produktifitas. Output standar dapat memberikan gambaran bahwa waktu yang dapat digunakan dalam menyelesaikan pekerjaan output standar adalah 60 rokok/jam.
Copyrights © 2022