Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi rumah tangga dan investasi serta suku bunga tabungan terhadap jumlah uang beredar di Provinsi Kalimantan Timur. Teori yang digunakan adalah Teori Permintaan dan Penawaran Uang. Penelitian ini termasuk penelitian Kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari Bank Indonesia, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Badan Pusat Statistik Provinai Kalimantan Timur dengan alat analisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Alat bantu yang digunakan adalah Statistical Product and Service Solution Statistic Versi 22.0. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa konsumsi rumah tangga berpengaruh yang signifikan terhadap jumlah uang beredar di Provinsi Kalimantan Timur, sementara itu, Investasi dan Suku Bunga Tabungan tidak berpengaruh terhadap jumlah uang beredar di Provinsi Kalimantan Timur.
Copyrights © 2021