Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh produk domestik regional bruto (pdrb) dan upah minimum kota (umk) Hartono, Rudi; Busari, Arfiah; Awaluddin, Muhammad
INOVASI Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.278 KB) | DOI: 10.29264/jinv.v14i1.3545

Abstract

Dalam penelitian ini digunakan analisis cobb douglas, dengan sistem komputerisasi menggunakan SPSS. Setelah melakukan penelitian dengan data sekunder, dapat disimpulkan ada dua variabel yang mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja yaitu Produk Domestik Regional Bruto dan Upah Minimum Kota. Hasil penelitian secara simultan atau bersama-sama dalam Uji F, Kedua variable independen yaitu Produk Domestik Regional Bruto dan Upah Minimum Kota secara bersama-sama mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Samarinda. Kemudian dengan uji t, Produk Domestik Regional Bruto berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Samarinda. Upah Minimum Kota berpengaruh Positif dan tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Samarinda
Dampak pembayaran non tunai terhadap perekonomian indonesia Muliati, Muliati; Busari, Arfiah; Noor, Akhmad
INOVASI Vol 17, No 3 (2021)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.56 KB) | DOI: 10.29264/jinv.v17i3.9857

Abstract

Kemudahan dan efisiensi menjadi salah satu faktor penyebab pesatnya perkembangan dalam sistem pembayaran non tunai dalam sepuluh tahun terakhir. Peningkatan penggunaan instrumen pembayaran non tunai dan jumlah uang beredar dalam arti sempit diartikan sebagai cerminan dari perputaran roda perekonomian yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat, dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara penggunaan pembayaran non tunai dan jumlah peredaran uang dalam perekonomian terhadap perekonomian Indonesia. Variabel yang digunakan untuk mendekati permasalahan ini adalah alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) dan jumlah uang beredar dalam arti sempit (M1) serta variabel produk domestik bruto (GDP) yang merefleksikan perekonomian Indonesia. Analisis ekonometrik vector autoregression (VAR) digunakan pada data bulanan per Januari 2010 sampai dengan Juni 2020 dengan hasil penelitian menyatakan dari ketiga model yang dikembangkan terdapat satu model yang dapat membuktikan bahwa dalam jangka pendek variabel jumlah uang beredar dalam arti sempit berpengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan pembayaran non tunai.
Understanding the ‘Shadow Economy’ in SMES – a Malpractice from Indonesia, 2009-2020 Diana Lestari; Syarifah Hudayah; Arfiah Busari
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 37, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.139 KB) | DOI: 10.24856/mem.v27i01.2558

Abstract

Concerns about the shadow economy in Indonesia, estimated to have hurt GDP by around 25% per year. We try to calculate the effect of the components involved in tax revenue caused by the shadow economy because we projected it to hinder the growth of SMEs. It aimed the orientation at Indonesia. We got data coverage from official institutions of national and international related to variable limits. We observe the development in the period 2009-2020, which requires linear regression analysis methods and non-linear logistic regression. The results confirm that among the six hypotheses we propose, five hypotheses are acceptable, i.e. FDI has a significant effect on the share of SMEs, corruption perceptions and control of corruption have a significant effect on income and profit taxes, then it also has a significant effect on the shadow economy, and the shadow economy also has an effect significant to tax revenue. From other findings, only the share of SMEs has no significant effect on income and profit taxes. The added value of this empirical finding can reduce the weaknesses of previous studies that predominantly consider financial (tax) and economic dimensions so that variables such as SMEs, corruption control, and public perceptions of corruption.
Analisis pengaruh konsumsi rumah tangga dan investasi serta suku bunga tabungan terhadap jumlah uang beredar Arnika Arnika; Arfiah Busari; Agus Junaidi
KINERJA Vol 18, No 4 (2021)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jkin.v18i4.10559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi rumah tangga dan investasi serta suku bunga tabungan terhadap jumlah uang beredar di Provinsi Kalimantan Timur. Teori yang digunakan adalah Teori Permintaan dan Penawaran Uang. Penelitian ini termasuk penelitian Kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari Bank Indonesia, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Badan Pusat Statistik Provinai Kalimantan Timur dengan alat analisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Alat bantu yang digunakan adalah Statistical Product and Service Solution Statistic Versi 22.0. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa konsumsi rumah tangga berpengaruh yang signifikan terhadap jumlah uang beredar di Provinsi Kalimantan Timur, sementara  itu, Investasi dan Suku Bunga Tabungan tidak berpengaruh terhadap jumlah uang beredar di Provinsi Kalimantan Timur.
Using Correlation to Explore the Impact of Corona Virus Disease on Socioeconomics Fitriadi Fitriadi; Jiuhardi Jiuhardi; Arfiah Busari; Yana Ulfah; Y. Permadi Hakim; Erwin Kurniawan A.; Dio Caisar Darma
Emerging Science Journal Vol 6 (2022): Special Issue "COVID-19: Emerging Research"
Publisher : Ital Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/esj-2022-SPER-012

Abstract

In the 21stcentury, the tragedy of the pandemic shocks the world. This non-natural disaster is called COVID-19. Its dominant effect is also worrying about social and economic conflicts at local, national, and even international levels. The orientation of this research is to investigate the impact of COVID-19 on the socioeconomic aspects in Indonesia from 2020-2022. We set the research using official/secondary publications. Data analysis was interpreted in three formats: Pearson, Kendall’s, and Spearman’s correlations. It channelled empirical testing through Microsoft Excel and SPSS v.25. Social items include migration, mortality, domestic violence, and sexual harassment, while the nine economic items are per capita spending, well-being, unemployment, poverty, and labor productivity. Then, statistical instruments were reviewed based on the correlation coefficient and level of significance (5% for Pearson and 1% for Kendall’s and Spearman’s). The results are not much different between Pearson’s approach, Kendall’s and Spearman’s. In Pearson model, it proved a negative correlation when COVID-19 increases, so migration, unemployment, poverty, and labor productivity decrease. COVID-19 has had a positive impact on mortality, domestic violence, sexual harassment, per capita spending, and well-being. In Kendall’s and Spearman’s tests, poverty and labor productivity have actually increased because of COVID-19. Implementing semi-lockdown is a priority so that the social and macroeconomic constellations continue without ignoring the latent dangers of COVID-19. The limitations of the study are discussed in the future. Doi: 10.28991/esj-2022-SPER-012 Full Text: PDF
Peningkatan Ketahanan UMKM dan Kelompok PKK di Kampung Ketupat Kota Samarinda Menghadapi Krisis Pandemi Adi Wijaya; Fitriadi Fitriadi; Yana Ulfah; Arfiah Busari; Erwin Kurniawan A.
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v2i2.151

Abstract

Kampung Ketupat di Samarinda Seberang adalah salah satu cluster yang berbasis UMKM penghasil komiditi ketupat di Kota Samarinda. Usaha tersebut dilakukan secara turun menurun dan untuk mengembangkannya perlu dengan mengolah daun nipah menjadi ketupat. Pada saat terjadi pandemi Covid-19 telah menjadi hambatan dan tantangan bagi perkembangan UMKM pengrajin ketupat yang berdampak terhadap penurunan pendapatan pengrajin ketupat. Pada hasil observasi menunjukkan adanya hambatan dan keterbatasan pada metode pemasaran dan tata kelola yang kurang baik untuk mendukung ketika menghadapi masa terjadinya pandemi covid 19. Tujuan pengabdian ini adalah untuk berupaya dalam meningkatkan kinerja dan kompetensi UMKM baik dilihat dari tata kelola pembukuan keuangan maupun hal pemasaran digital. Pendekatan menggunakan metode diantaranya pelatihan dan pendampingan melalui jalur pembukuan, dan mendorong kemampuan memprosikan melalui digital marketing UMKM dengan memberikan pelatihan serta pendampingan pembuatan blog secara online, untuk mengembangkan terhadap penggunaan media online baik melalui media sosila seperti instagram, facebook, Whatsapp dan Twitter maupun marketplace. Pengabdian ini juga dilakukan untuk mengelaborasi sinergi antara kegiatan PKK dan kegiatan UMKM dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan diantaranya dengan melakukan kerajinan dengan merangsang hasil produksi ketupat serta membangun hubungan kerjasama dengan beberapa pelaku ekonomi lainnya yang berhubungan dengan produksi ketupat. Hasil wawancara pada UMKM dan PKK menunjukkan mereka terbantu dengan program pengabdian dan mengharapkan adanya keberlanjutan program pengabdian ini. Temuan karya ini diharapkan dapat mengoptimalkan ketahanan UMKM maupun mengembangkan potensi kewirausahaan ibu-ibu PKK, sehingga dapat memaksimalkan pendapatan keluarga.
Pengaruh suku bunga kredit dan inflasi terhadap kredit konsumsi di Provinsi Kalimantan Timur Mirawati Agustina; Arfiah Busari
KINERJA Vol 19, No 2 (2022): Mei
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkin.v19i2.11590

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana pengaruh suku bunga kredit dan inflasi terhadap kredit konsumsi di Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari instansi pemerintah diantaranya Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui data berkala (time series) dengan menggunakan 15 tahun terakhir yaitu tahun 2005-2019. Data diolah dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 21. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa suku bunga kredit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kredit konsumsi. Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kredit konsumsi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di kalimantan timur Nurul Hidayah; Arfiah Busari; Andriyawan Kustiyawan
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 4, No 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v4i1.4938

Abstract

Nurul Hidayah 2018. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Di Kalimantan Timur di bawah bimbingan Ibu Arfiah Busari dan Bapak Andriawan Kustiawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Di Kalimantan Timur dan untuk mengetahui variabel yang dominan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur. Pada penelitian ini digunakan alat analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan pajak daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur tahun 2008 – 2016. Dana Alokasi Khusus berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur tahun 2008-2016. Dana Bagi Hasil berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Timur tahun 2018-2016. Kemudian diteliti lebih lanjut dana bagi hasil memiliki pengaruh dominan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur tahun 2008 – 2016
STRATEGI PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Riandy Ernanda Putra; Arfiah Busari; Andriawan Kustiawan
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 4, No 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v4i2.5150

Abstract

Muhammad Riandi Ernanda Putra. 2018 Strategi Pengembangan Sektor Pariwisata Di Kabupaten Kutai Kartanegara. di bawah bimbingan Dra. Arfiah B, M.Si sebagai Pembimbing I dan Andriawan Kustiawan, SE., M.Si sebagai pembimbing II.            Pariwisata yang mampu dikemas dan dikelola dengan baik akan menjadi asset suatu daerah. Keberagaman obyek wisata di Kabupaten Kutai Kartanegara sebenarnya dapat dijadikan sebagai salah satu strategi untuk Pengembangan Kemajuan Pariwisata di Kabupaten Kutai Kartanegara dan juga dapat menyerap tenaga kerja sehingga sumber daya manusia dan sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara optimal.              Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi Kabupaten Kutai Kartanegara dalam pengembangan Sektor Pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan menggunakan informasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Kutai Kartanegara, Serta Masyarakat Setempat.            Hasil Penelitian ini berupa aspek-aspek yang mempengaruhi pariwisata di Kabupaten Kutai Kartanegara. Analisis Lingkungan Internal dan External organisasi bertujuan untuk mengetahui strategi Kabupaten Kutai Kartanegara dengan menggunakan analisis SWOT (Strenghts Weaknes Opportunity Threats). Kemudian isu-isu analisa dengan Matriks IFAS dan EFAS, Matrik IE, Matriks SWOT serta analisis kebijakan. Kemudian dapat diketahui strategi pengembangan kepariwisataan yang dilakukan Kabupaten Kutai Kartanegara
Pengaruh investasi sektor pertanian dan tenaga kerja terhadap produk domestik regional bruto (pdrb) di kabupaten kutai kartanegara periode 2007-2018 Syaifullah Safri; Arfiah Busari; Akhmad Noor
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 6, No 2 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v6i2.7973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Investasi Sektor Pertanian dan Tenaga Kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu: Investasi Sektor Pertanian, Tenaga Kerja dan Produk Domestik Regional Bruto. Alat analisis yaitu: regresi berganda, uji korelasi dan determinasi, uji parsial dan uji simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji simultan Investasi Sektor Pertanian dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Kutai Kartanegara. Berdasarkan uji parsial investasi sektor pertanian secara individu berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto, adapun tenaga kerja juga berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Kutai Kartanegara. Adanya pengaruh kedua variabel tersebut karena investasi dan tenaga kerja mengalami peningkatan dalam setiap tahun terutama 5 tahun terakhir dari 2014-2018. Selain itu investasi dan tenaga kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto melalui pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kutai Kartanegara.