Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengauh latihan continus running terhadap daya tahan, mengetahui pengaruh latihan lari interval training terhadap daya tahan, mengetahui perbedaan pengaruh Continus running dan lari interval training terhadap daya tahan atlet beladiri Shorinji Kempo Kabupaten Kediri 2016. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah 20 atlet beladiri Shorinji Kempo Kabupaten Kediri. Teknik pengumpulan data menggunakan bleep test/MFT, sedangkan untuk analisis data menggunakan uji – t dengan bantuan software SPSS versi 23.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh continus running terhadap peningkatan vo2max (t hitung = 45,087 > t tabel = 2,22 atau nilai sig. 0,000 <0,05). Terdapat pengaruh lari interval training terhadap peningkatan vo2max (t hitung = 50,042 > t tabel = 2,22 atau nilai sig. 0,000<0,05). Dapat disimpulkan bahwa lari interval training lebih baik dibandingkan continus running.
Copyrights © 2017