Rendahnya prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VIII A semester I tahun pelajaran 2018/2019 SMP Negeri 4 Nusa Penida yang baru mencapai rata-rata 66,24 dengan ketuntasan belajar 34,48% membuat peneliti berpikir banyak. Dengan mengetahui kelemahan-kelemahan selama proses pembelajaran yang telah dilakukan akhirnya dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini peneliti mengganti model yang telah dilakukan bertahun-tahun dengan model baru yang bersifat kontruktivis. Setelah giat melakukan pembelajaran dan giat mengumpulkan data menggunakan tes serta melakukan analisis menggunakan analisis deskriptif, diperoleh peningkatan hasil sesuai harapan. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari keberhasilan siswa mencapai nilai rata-rata kelas 71,97 dengan ketuntasan belajar 68,97% pada siklus I dan pada siklus II telah diperoleh peningkatan menjadi rata-rata 81,21 dengan ketuntasan belajar 100%. Semua data yang telah diperoleh menunjukkan keberhasilan perbaikan proses pembelajaran yang sebelumnya terus menerus dilakukan secara konvensional. Data tersebut menuntun peneliti ke sebuah simpulan bahwa penerapan metode ceramah interaktif dan demonstrasi dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2020