Islamic Financial Institutions are activities in the financial sector that collect funds and distribute funds to the public, especially to finance investments in various business units including the agricultural sector. One of the financing products used by BMT Asyafi'iyah Kota Gajah is financing based on the principle of buying and selling (murabahah). The problem that will be discussed in this article is how the implementation of the murabahah financing contract in the agricultural sector based on the perspective of the fatwa DSN No 04/DSN-MUI/IV/2000. The method used in this study is a qualitative method. The research method uses a descriptive approach that uses a natural paradigm based on the post-positivism philosophy to study the conditions of natural objects. While the data collection technique is done by triangulation (combined) through interviews, observation and documentation. Based on data analysis, the results of this study are the implementation of murabahah financing carried out by BMT Asyafi'iyah Kota Gajah in accordance with the provisions of the fatwa DSN No 04/DSN-MUI/IV/2000, namely: (1) determining the selling price and installment period at BMT Asyafi'iyah Kota Gajah (2) guarantee for the murabahah contract at BMT Asyafi'iyah Kota Gajah, (3) debt in murabahah (4) provide concessions in the form of rescheduling for members of BMT Asyafi'iyah Kota Gajah who experience bankruptcy in murabahah. Lembaga Keuangan Syariah adalah suatu kegiatan dibidang keuangan yang melakukan penghimpunan dana dan penyaluran dana kepada masyarakat terutama guna membiayai investasi berbagai unit usaha termasuk sektor pertanian. Salah satu produk pembiayaan yang digunakan oleh BMT Asyafi’iyah Kota Gajah yaitu pembiayaan dengan menggunakan prinsip jual beli (murabahah). Masalah yang akan dibahas dalam artikel ini adalah tentang bagaimana pelaksanaan akad pembiayaan murabahah pada sektor pertanian berdasarkan perspektif fatwa DSN No 04/DSNMUI/IV/2000. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif yang menggunakan paradigma alamiah berlandasan pada filsafat post positivisme untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Sedangkan Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan) melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data, hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan pembiayaan murabahah yang dilaksanakan oleh BMT Asyafi’iyah Kota Gajah telah sesuai dengan ketentuan fatwa DSN-MUI No. 4/DSN-MUI/IV/2000 yaitu: (1) penentuan harga jual dan jangka waktu cicilan di BMT Asyafi’iyah Kota Gajah, (2) jaminan dalam akad murabahah di BMT Asyafi’iyah Kota Gajah, (3) utang dalam murabahah, (4) memberikan kelonggaran berupa penjadwalan ulang bagi anggota di BMT Asyafi’iyah Kota Gajah yang mengalami kebangkrutan dalam murabahah.
Copyrights © 2021