Pandemi Covid-19 telah mengubah bentuk pelaksanaan pembelajaran di sekolah formal di Indonesia. Pembelajaran yang awalnya berlangsung dengan tatap muka berganti menjadi daring maupun campuran. Pembiasaan perubahan ini sudah barang tentu dibarengi dengan kebijakan baik oleh pemerintah maupun sekolah yang dapat memfasilitasi perubahan yang ada. Untuk itu melalui penelitian ini akan ditampilkan evaluasi pelaksanaan kebijakan pembelajaran yang ada di SD Negeri Sumogawe 3 Kabupaten Semarang. Sebagai sebuah sekolah negeri yang terletak di daerah kabupaten maka akan dapat dilihat keselarasan antara kebijakan internal institusi sekolah dengan kebijakan eksternal dari pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik Analisa deskriptif yang berbasiskan pada evaluasi diskrepansi atau kesenjangan. Penelitian ini akan melihat kesenjangan antara kinerja aspek-aspek kebijakan dengan standar kinerja yang ditetapkan. Sehingga kebijakan internal sebagai elemen pengelolaan sekolah akan dapat tercapai sesuai sasaran. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan analisis dokumen peneliti mendapati adanya kesenjangan antara kebijakan dan standar yang ingin dicapai di beberapa bagian. Hal ini membuktikan kebijakan yang dicanangkan masih belum dapat memenuhi standar capaian yang diharapkan secara optimal.
Copyrights © 2021