Intisari - Penggunaan internet saat ini menjadi hal yang wajib dalam dunia pendidikan saat ini, khususnya STIMIK AKBA yang terkenal dengan jurusan komputer dan menjadi perguruan tinggi unggulan di Makassar. Keadaan manajemen kampus saat ini dihadapkan dengan berbagai masalah yang berhubungan dengan internet yaitu koneksi internet saat ini menjadi lambat dan terkadang koneksi terputus tanpa sebab, sehingga akses mahasiswa dan dosen ke sistem informasi akademik ikut bermasalah. Manajemen kampus berinisiatif untuk mengganti langganan internet saat ini dengan ISP (Internet Service Provider) lain yang lebih terjangkau di Makassar. Akan tetapi banyaknya ISP saat ini yang menyediakan layanan yang beragam tidak hanya sebatas kecepatan tetapi banyak kriteria-kriteria lain yang ditawarkan dan perlu untuk dipertimbangkan seperti jenis koneksi, maintenance, kestabilan koneksi, kecepatan, harga dan lain-lain.Sistem pengambilan keputusan dapat menghitung pembobotan untuk pemilihan ISP yang paling sesuai untuk mengatasi masalah yang terjadi pada STMIK AKBA Makassar. Sistem pengambilan keputusan (SPK) sangat membantu dalam hal pengambilan keputusan yang kemudian di analisis dengan metode Weighted Product adalah salah satu metode penyelesaian padamasalah Multi-Atribut Decision Making(MADM). Metode ini mengevaluasi beberapa alternatif terhadap sekumpulan atribut atau kriteria, dimana setiap atribut saling tidak bergantungan satu dengan yang lainnya. Kriteria-kriteria yang dianalisis menghasilkan kesimpulan bahwa ISP yang paling sesuai untuk digunakan di STMIK AKBA adalah Icon+ karena di pandang dari berbagai kriteria yang disebutkan maka ISP Icon+ bisa menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi masalah saat ini.Kata kunci : internet, isp, sistem pendukung keputusan, Weighted Product, manajemen kampus
Copyrights © 2015