Sejalan dengan perkembangan dunia usaha yang semakin pesat, yang melibatkan Teknologi Informasi (TI), menyebabkan meningkatnya permintaan akan tenaga kerja TI. Hal ini diikuti dengan kemunculan kampus-kampus TI baru yang menyebabkan persaingan antar kampus berlangsung semakin kompetitif dikarenakan adanya tuntutan akan lulusan yang berkualitas, agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi berupa hasil kerja yang maksimal demi tercapainya tujuan yang diharapkan oleh pasar. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari keterkaitan akan ketersediaan Dosen yang memenuhi standar dan kualifikasi. STMIK STIKOM Bali, sebagai salah satu perguruan tinggi swasta, yang meraih peringkat 3 nasional dan peringkat 1 Bali Nusra, diharapkan dapat menjadi kampus tujuan utama bagi para Dosen berkualitas untuk mengabdi. Perceived Organizational Support (POS) adalah persepsi karyawan mengenai sejauh mana organisasi dapat memberi dukungan pada karyawan. Pada penelitian ini merupakan kondisi karyawan, dalam hal ini para Dosen, yang merasa bahwa institusi (STMIK STIKOM Bali) dapat menghargai kontribusi mereka. POS pada Dosen dapat muncul melalui kebijakan dan praktik organisasi yang adil, baik terhadap dosen tetap maupun dosen home-based, melalui penghargaan dan kondisi kerja. Organizational Citizenship Behaviour (OCB) merupakan perilaku positif bagi perusahaan yang sifatnya non-formal karena karyawan menolong dengan sukarela diluar dari pekerjaan formal yang telah diberikan oleh organisasi tanpa adanya penghargaan. OCB pada penelitian ini merupakan suatu kondisi para Dosen, yang saling membantu rekan Dosen lainnya, baik dosen tetap maupun dosen home-based, mengajukan diri untuk melakukan pekerjaan ekstra, melindungi properti kampus STMIK STIKOM Bali, menghindari konflik yang tidak perlu, menghormati peraturan yang berlaku, memberikan saran-saran yang membangun, serta rasa toleransi terhadap gangguan terkait proses perkuliahan. OCB menunjukkan peranan penting terhadap efektifitas organisasi. Sebuah organisasi dikatakan efektif bila keinginan keluar karyawan rendah dan kepuasan kerjanya tinggi. Jika karyawan memiliki tingkat OCB yang tinggi maka akan menurunkan keinginan keluar, sebaliknya jika OCB rendah maka akan meningkatkan keinginan keluar. Penelitian ini bersifat analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mendapatkan pemahaman, gambaran serta penjelasan yang dapat dianalisis secara akurat ke dalam bentuk angka sehingga dapat dianalisa menggunakan statistic serta dapat menginterprestasikan hasil analisis dari OCB terhadap komitmen organisasi pada Dosen STMIK STIKOM Bali. Data yang diperoleh dari survey menggunakan POS kemudian diolah menggunakan framework Cobit 4.1. untuk menghasilkan Maturity Level baik kematangan aktual maupun target ekspektasi. Hasil dari penelitian ini berupa nilai skala Maturity Models dan rekomendasi yang dituangkan dalam OFI (Opportunities For Improvement) kepada pihak manajemen STMIK STIKOM Bali untuk mendukung peningkatan kualitas Dosen dalam mencapai tujuan organisasi dan memberikan masukan masukan yang berarti bagi STMIK STIKOM Bali.
Copyrights © 2017