Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan moralitas remaja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adakah hubungan pola asuh permisif orang tua dengan amoral remaja kelas IX SMP Negeri 1 Kediri tahun ajaran 2019/2020 serta apa dampak dari pola asuh permisif terhadap remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah cluster random sampling. Teknik pengumpul data yakni menggunakan observasi, wawancara dan angket. Data diperoleh dengan menggunakan skala likert dalam bentuk kuesioner. Kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas alat ukur. Uji validitas alat ukur menggunakan validitas isi melalui professional judgement dan validitas konstrak menggunakan teknik korelasi Product Moment serta uji reliabilitasnya menggunakan Alpha Cronbach. Untuk kuesioner skala pola asuh permisif orang tua diperoleh hasil uji validitas itemnya antara 0,303-0,898. Sedangkan pada skala amoral remaja diperoleh hasil uji validitas itemnya antara 0,344-0,899. Berdasarkan uji validitas pada skala pola asuh permisif orang tua diperoleh item yang valid berjumlah 36 item dan item yang tidak valid berjumlah 4 item, sedangkan pada skala amoral amoral remaja dipeoreh item yang valid berjumlah 38 item dan item yang tidak valid berjumlah 2 item. Dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji korelasi Product Moment diperoleh nilai r =0,914 dengan nilai p = 0,000 karena nilai p lebih kecil dari 0,05 maka ini signifikan, yang berarti bahwa ada hubungan antara kedua variabel. Sedangkan analisis data selanjutnya menggunakan analisis regresi, dari hasil uji hipotesis diperoleh nilai r = 0,914 dengan signifikansinya 0,000 sehingga hipotesis diterima. Perhitungan SPSS menunjukkan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,835 yang mengandung pengertian bahwa ada pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.
Copyrights © 2021