Majalah Farmaseutik
Vol 18, No 1 (2022)

Efektifitas Penggunaan Enoxaparin dan Fondaparinux Sebagai Antikoagulan Pada Pasien Covid-19 di RSUD Sidoarjo

Novianti Fatli Azizah (Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo)
Renny Nurul Faizah (Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo)
Digna primasanti (Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo)
Ikrimatul Khuluqiyah Prihantini (Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo)
Imanda Gita Romadhian (Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2022

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh coronavirus tipe baru. Tidak hanya menyebabkan pneumonia viral, SARS-CoV-2 juga memiliki dampak terhadap sistem kardiovaskular. Sebanyak 16-49% kasus severe Covid-19 ditemukan memiliki komplikasi trombotik, yang ditandai dengan peningkatan nilai d-dimer, fibrinogen, pemanjangan waktu prothrombin, dan trombositopenia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunan obat Enoxaparin dan Fondaparinux sebagai antikoagulan pada pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo. Desain penelitian yang digunakan adalah Observasional yang bersifat retrospektif pada pasien rawat inap Covid-19 selama pada Bulan Mei - Agustus 2020, dimana subyek terbagi dalam 3 kelompok pasien yang mendapat terapi antikoagualan injeksi sub-cutan. Masingmasing kelompok diukur kadar d-dimer sebelum dan sesudah pemberian antikoagulan. Pada kelompok 1 (pasien mendapat terapi Enoxaparin 1x injeksi per-hari) dengan rata-rata penggunaan antikoagulan selama 5,5 hari, dimana penurunan kadar d-dimer tidak signifikan. Kelompok 2 (pasien mendapat terapi Enoxaparin 2x injeksi per-hari), rata-rata penggunaan antikoagulan 5,6 hari dengan rata-rata penurunan d-dimer sebesar 1596 µg/l. Pada kelompok 3 (pasien mendapat terapi Fondaparinux 1x injeksi per-hari), rata-rata penggunaan antikoagulan 3,5 hari, dengan rata-rata penurunan d-dimer sebesar 1630 µg/l. ada perbedaan bermakna dari nilai d-dimer sebelum dan sesudah pemberian Enoxaparin 2x sehari dan Fondaparinux 1x sehari. Berdasarkan hasil statistik, diketahui bahwa kelompok pemberian antikoagulan terbaik dalam menurunkan nilai d-dimer adalah kelompok 3 (Fondaparinux).

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

majalahfarmaseutik

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Majalah Farmaseutic accepts submission concerning in particular fields such as pharmaceutics, pharmaceutical biology, pharmaceutical chemistry, pharmacology, and social ...