Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa matematika materi jaring bangun ruang. Tujuan dari pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini dilakukan melalui proses pengkajian berdaur (PTK) yang meliputi empat tahapan yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Tambelum-1 Tahun Pelajaran 2019/2020 sebanyak 8 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Validasi data mengunakan teknik memperpanjang masa observasi, pengamatan yang terus menerus, dan triangulasi. Teknis analisis menggunakan teknik deskriptif komparatif. Hasil analisis data hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas siswa dari kondisi awal hanya 2 siswa atau 25%, naik menjadi 6 siswa 75% pada siklus pertama, dan 100% atau 8 siswa pada siklus kedua. Hasil belajar siswa dari rata-rata pada kondisi awal hanya 53,75 naik menjadi 62,50 pada siklus pertama, dan 75,00 pada siklus kedua, dengan tingkat ketuntasan belajar sebanyak 1 siswa 12,50% pada kondisi awal, 50% atau 4 siswa pada siklus pertama, 8 siswa atau 100% pada siklus kedua. Kesimpulannya adalah penerapan pembelajaran kontekstual pada pembelajaran matematika materi jaring bangun ruang terbukti mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa Kelas V SDNTambelum-1 Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020.
Copyrights © 2021