Jurnal Fatwa Hukum
Vol 4, No 4 (2021): E-Jurnal Fatwa Hukum

TANGGUNG JAWAB PENGUSAHA PAKAIAN DISTRO SEEDS ATAS PESANAN PEMBELI YANG TIDAK SESUAI MELALUI TRANSAKSI E-COMMERCE DI KOTA PONTIANAK

NIM. A1012171139, MUHAMMAD YOGA FEBRIYANTO (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Nov 2021

Abstract

E-commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk- produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis. E-commerce juga dapat diartikan bahwa adanya transaksi jual beli antara pelaku usaha dengan konsumen yang pembelian dan pemesanan barangnya melalui media online. Salah satu dari keluarnya UU ITE itu adalah untuk melindungi hak-hak pembeli, karena dalam transaksi e-commerce posisi pihak pembeli sangat lemah. Jika pembeli tidak mendapat barang yang sesuai dengan apa yang sudah diperjanjikan sebelumnya, maka pihak penjual dinyatakan wanprestasi Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, yaitu penelitian dengan adanya data-data lapangan sebagai sumber data utama, seperti hasil wawancara dan observasi. Dari semua data yang telah terkumpul dari hasil penelitian, selanjutnya dianalisis secara kualitatif untuk menghasilkan laporan data yang bersifat deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan peneliti ini berdasarkan analisis kualitatif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Terdapat ketidaksesuaian pakaian yang dialami oleh pembeli yang dibeli secara online yaitu berupa ketidaksesuaian pada warna dan ukuran. Faktor penyebab pengusaha pakaian Seeds belum bertanggung jawab mengganti pakaian sesuai dengan pesanan pembeli adalah karena stok pakaian sudah habis dan pakaian tidak diproduksi kembali. Sehingga akibat hukum yang dilakukan oleh pengusaha Seeds yang melakukan wanprestasi adalah pembatalan perjanjian. Upaya yang dilakukan oleh pembeli terhadap pengusaha pakaian distro Seeds yang belum bertanggung jawab untuk mengganti pakaian sesuai dengan yang dipesan pembeli secara online adalah dengan cara musyawarah kekeluargaan dan meminta pengusaha mengembalikan uang yang telah dibayarkan. Kata Kunci: E-Commerce, Ketidaksesuaian, Wanprestasi

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...