Rumah sakit sebagai salah satu unit pelayanan kesehatan bertanggung jawabmemberikan pelayanan yang bermutu, berhasil guna dan berdaya guna sesuai denganstandar untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan masyarakat akan kebutuhanpengobatan dan pelayanan kesehatan. Salah satu faktor yang berpengaruh dalammenentukan kualitas pelayanan di rumah sakit adalah kualitas sumber daya manusiayang ada di rumah sakit. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan adanya pengaruhiklim keselamatan kerja terhadap produktivitas kerja perawat. Penelitian dilakukan diRumah Sakit Awal Bros Bekasi dengan responden berjumlah 150 orang perawatdengan menggunakan metode regresi sederhana. Uji asumsi klasik menunjukkanbahwa model sudah fit dan pengujian dapat dilanjutkan dengan regresi sederhana.Melalui metode regresi linier secara sederhana, diketahui terdapat pengaruh yangsignifikan antara hubungan iklim keselamatan kerja terhadap produktivitas kerjaperawat di Rumah Sakit Awal Bros Bekasi, yaitu sebesar 0,041 (< 0,00 5) denganadjusted koefisien determinasi sebesar 0,021 satuan atau 2,1 %. Sehingga dapatdikatakan bahwa iklim keselamatan kerja mempengaruhi produktivitas kerja perawatsebesar 2,1 %. Semakin tinggi iklim keselamatan kerja yang ada maka akan berpengaruhsignifikan terhadap produktivitas kerja perawat. Sedangkan sebanyak 0,97 satuanatau 97,9 % jumlah lainnya dari produktivitas kerja, dipengaruhi faktor lain diluarmodel penelitian. Penelitian ini membuktikan bahwa iklim keselamatan kerja memilikipengaruh positif yang signifikan terhadap produktivitas kerja perawat. Salah satuusulan hasil penelitian ini adalah perlunya merubah orientasi program pelatihan K3yang selama ini berdasarkan knowledge based, dilengkapi dengan pelatihanketerampilan K3 (skill based) dengan tujuan peningkatan attitude based safety danmemperluas wawasan.
Copyrights © 2020