Tujuan dari penelitian ini agar mengetahui pengaruh EM4 dalam sayuran yang masih segar sebagai bahan kompos cair terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman bayam (Amaranthus sp). Dalam penelitian ini memakai metode yang eksperimen rancangan acak lengkap (RAL-non faktorial) dengan 4 perlakuan dan 5 kali pengulangan pada tiap-tiap perlakuan. Analisis data menggunakan uji ANAVA pada taraf signifikan α = 0,05. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa pemberian pupuk organik cair sayur segar dengan penambahan EM4 dengan dosis yang berbeda dapat mempengaruhi pertumbuhan vegetatif tanaman bayam (Amaranthus sp) yang meliputi tinggi tanaman, jumlah helaian daun dan berat basah tanaman. Berdasarkan hasil analisa varian satu jalur (ANAVA) pada umur tanaman 30 hari setelah tanam untuk tinggi tanaman diperoleh nilai F hitung = 33,69 dan F tabel (0,05) = 5,19. Sehingga nilai F hitung dari nilai F tabel. Kemudian untuk jumlah helaian daun dari hasil analisis data diperoleh nilai F hitung = 50,26 dan F tabel (0,05) = 5,19. Sehingga nilai F hitung dari nilai F tabel. Selanjutnya untuk hasil analisis data berat basah tanaman di peroleh nilai F hitung = 25,11 dan F tabel (0,05) = 5,19. Sehingga nilai F hitung dari nilai F tabel. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan dapat dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada tiap perlakuan dimana rata-rata nilai F hitung F tabel pada taraf signifikan α (0,05). Sehingga penggunaan EM4 dan sayur segar sebagai bahan kompos cair berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman bayam (Amaranthus sp).
Copyrights © 2021