The purpose of this research is to know the meaning of Sakura in Lampung Society Paksi Bejalan Diway West Lampung district. The method is hermeneutical method with qualitative approach. Data collection is done by observation, interview, and documentation. The result of data analysis show that Sakura is characteristic performances consisting of several shapes and has symbolic meaning respectively the purpose of Sakura culture is to preserve the original culture of Western Lampung and aim to preserve the characteristics of Western Lampung.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna Sakura dalam kebudayaan Masyarakat Lampung Paksi Bejalan Diway Kabupaten Lampung Barat. Metode yang digunakan adalah metode hermaneutika dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Sakura merupakan pertunjukan karakter yang terdiri dari beberapa bentuk dan memiliki makna simbolis sesuai dengan bentuknya masing-masing. Tujuan dilaksanakannya kebudayaan Sakura sendiri adalah untuk melestarikan kebudayaan Lampung dan menadi ciri khas daerah tersebut.Kata kunci: makna, paksi bejalan diway, sakura
Copyrights © 2018