The purpose of this research is to know the implementation the offerings of canang sari and the way of Hindu-Bali society maintain the offerings of canang sari. This research applied qualitative method. The data collection technique was carried out through observation, interview and documentation. The result of showed that efforts to maintain the canang sari offerings were done through the planting of aesthetic appreciation. Although its implementation is now influenced by time, money and understanding. But the offerings of canang sari are still carried out.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan sesaji canang sari dan cara masyarakat Hindu-Bali mempertahankan sesaji canang sari. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya dalam mempertahankan sesaji canang sari dilakukan melalui penanaman apresiasi estetik. Meskipun pelaksanaannya sekarang dipengaruhi oleh waktu, dana dan pemahaman. Akan tetapi sesaji canang sari masih dilaksanakan.Kata kunci: masyarakat hindu-bali, ritual yajna, sesaji canang sari
Copyrights © 2018